Antrean BBM di Palangka Raya Mulai Normal, Dishub Pastikan Distribusi Lancar

Siap diputar

PALANGKA RAYA, Borneo Islami – Antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur normal, Minggu (10/5/2026). Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi di sejumlah titik pengisian BBM terlihat lebih lancar dibanding beberapa hari sebelumnya saat antrean kendaraan sempat membludak.

Beberapa SPBU seperti di Jalan Yos Sudarso, Jalan S. Parman, Jalan G. Obos, kawasan Bukit Keminting hingga KM 12 terpantau aman dan antrean kendaraan sudah kembali seperti kondisi normal pada hari biasa.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, mengatakan pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

Menurutnya, kondisi antrean di sejumlah SPBU kini jauh lebih terkendali dibanding beberapa hari sebelumnya ketika masyarakat sempat mengalami kesulitan mendapatkan BBM.

“Alhamdulillah, kondisi antrean di SPBU mulai normal kembali, terpantau mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Petugas di lapangan juga terus melakukan pemantauan agar situasi tetap aman dan tertib,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui aplikasi perpesanan, Minggu (10/5/2026).

Hadi menjelaskan petugas gabungan masih disiagakan di sejumlah titik SPBU guna membantu pengaturan lalu lintas sekaligus memastikan antrean kendaraan tetap tertib dan tidak mengganggu arus jalan utama.

Selain itu, koordinasi dengan pihak SPBU dan Pertamina juga terus dilakukan agar distribusi BBM tetap stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.

Pemerintah Kota Palangka Raya juga kembali mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying yang dapat memicu kepadatan antrean di SPBU.

Menurutnya, kondisi distribusi BBM saat ini berangsur membaik sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terkait ketersediaan stok bahan bakar di Kota Palangka Raya.

Selamat Hari Pers
Ads 1200x250b
Tampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Back to top button