LAMANDAU, Borneo Islami โ Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mendorong penuh penguatan kerja sama dan sinergi antar pengusaha muda dalam membangun dunia usaha yang berkelanjutan di daerah. Langkah ini dinilai krusial sebagai fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian lokal secara mandiri.
Pernyataan strategis tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Forum Business Daerah (Forbisda) BPD HIPMI Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Aula Jaya Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, baru-baru ini.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat jembatan komunikasi serta kolaborasi nyata antara pihak birokrasi pemerintahan dengan para pelaku dunia usaha, khususnya generasi muda.
Poin Strategis Paparan Bupati Lamandau:
-
Sektor Unggulan: Penguatan dan hilirisasi sektor usaha lokal agar memiliki nilai tambah.
-
Pemberdayaan UMKM: Mendorong digitalisasi dan kemudahan akses bagi pelaku usaha mikro.
-
Iklim Investasi: Menciptakan regulasi daerah yang ramah, aman, dan kondusif bagi para investor.
โDaerah akan tumbuh kuat apabila pemerintah mampu berjalan beriringan dengan para pelaku usaha muda yang memiliki keberanian, inovasi, dan semangat membangun,โ ujar Rizky Aditya Putra.
Rizky menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah di era modern tidak dapat dilepaskan dari peran aktif pemuda yang kreatif. Oleh karena itu, sinergi kolektif yang melibatkan unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat (pentahelix) harus terus dirawat.
Melalui forum yang mengusung tema besar menyongsong Indonesia Emas 2045 ini, diharapkan lahir berbagai gagasan segar serta terbentuknya jejaring (networking) bisnis baru. Kolaborasi ini ditargetkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi Kalimantan Tengah menjadi kawasan yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.












