Asah Kesiapsiagaan, Anak Muda BPK Kamboja Palangka Raya Gelar Latihan Intensif Penggunaan Pompa Air Besar

PALANGKA RAYA, Borneo Islami – Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja Kota Palangka Raya terus meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui latihan intensif penggunaan mesin pompa air berkapasitas besar yang digelar di kawasan Jalan Temanggung Tilung, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kemampuan teknis relawan dalam menghadapi berbagai potensi kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.
Instruktur latihan, Sucipto, yang juga menjabat sebagai Komandan Dakar Kota Palangka Raya, menjelaskan bahwa penguasaan peralatan menjadi faktor utama dalam menunjang keberhasilan penanganan kebakaran.
Menurutnya, penggunaan mesin pompa berkapasitas besar membutuhkan keterampilan khusus, mulai dari proses pengoperasian, pengaturan tekanan air, hingga teknik penyemprotan yang efektif agar api dapat segera dikendalikan.
“Latihan ini bertujuan agar anggota terbiasa menggunakan peralatan di lapangan. Dengan begitu, saat terjadi kebakaran, mereka dapat langsung bekerja dengan cepat tanpa mengalami kendala teknis,” ujarnya.
Dalam latihan tersebut, para anggota tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan pompa air secara menyeluruh. Mulai dari penyiapan alat, pengambilan sumber air, pemasangan selang, hingga simulasi penyemprotan ke titik sasaran.
Selain kemampuan teknis, latihan ini juga menitikberatkan pada koordinasi tim di lapangan. Para relawan dilatih untuk bekerja secara sistematis, membagi peran, serta menjaga komunikasi agar proses pemadaman berjalan efektif.
Sucipto menegaskan bahwa kerja sama tim menjadi kunci utama dalam setiap operasi pemadaman kebakaran.

“Dalam situasi darurat, semua harus bergerak cepat dan terkoordinasi. Tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa latihan rutin seperti ini penting dilakukan untuk meminimalisir risiko terburuk yang dapat terjadi saat kebakaran.
Dengan kesiapan personel dan peralatan yang optimal, diharapkan penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat sehingga mampu mengurangi potensi kerugian yang lebih besar.
“Ini bagian dari upaya pencegahan. Semakin siap kita, maka risiko bisa ditekan,” tambahnya.
Para relawan BPK Kamboja terlihat antusias mengikuti setiap tahapan latihan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan antaranggota dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Melalui latihan ini, BPK Kamboja berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kemampuan personel dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian kebakaran di wilayah Kota Palangka Raya.
Diharapkan, dengan kesiapan yang semakin baik, keberadaan relawan pemadam kebakaran dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat.













