PALANGKA RAYA β Universitas Palangka Raya (UPR) secara resmi memulai tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) untuk periode 2026-2030. Panitia pemilihan telah menjadwalkan pembukaan pendaftaran bagi bakal calon rektor yang akan berlangsung mulai tanggal 12 hingga 26 Mei 2026 mendatang, sesuai dengan keputusan resmi Senat UPR.
Ketua Panitia Pilrek UPR, Prof. Dr. Joni Bungai, menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses pemilihan ini akan dikawal ketat berdasarkan aturan serta mekanisme yang telah disusun bersama oleh pihak senat universitas.
βSeluruh tahapan sudah kami susun dan akan berjalan sesuai tata cara yang telah ditetapkan. Kami berharap proses pemilihan ini berjalan transparan, objektif, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Universitas Palangka Raya,β ujar Prof. Joni Bungai.
Mekanisme Pendaftaran Pilrek UPR 2026:
-
Target Minimal: Panitia menargetkan sedikitnya ada 4 (empat) bakal calon rektor yang mendaftar.
-
Ketentuan Perpanjangan: Jika hingga batas akhir jumlah pendaftar kurang dari empat orang, masa pendaftaran otomatis diperpanjang selama satu minggu.
-
Metode Pendaftaran: Berkas dapat dikirim secara daring (online) melalui laman resmi pilrek UPR atau diserahkan langsung dalam bentuk fisik ke Sekretariat Panitia di Gedung Rektorat Lantai II.
Menurut Prof. Joni, momentum pemilihan rektor ini bukan sekadar agenda rutin pergantian pimpinan kampus. Lebih dari itu, proses ini menjadi pijakan krusial dalam menentukan arah pengembangan dan prestasi UPR selama beberapa tahun ke depan.
Pihak panitia juga mengimbau serta berharap kepada seluruh sivitas akademika Universitas Palangka Raya untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, keamanan, dan kenyamanan lingkungan kampus selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
βKami ingin proses ini benar-benar menjadi ruang demokrasi akademik yang sehat. Semua bakal calon memiliki kesempatan yang sama sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,β pungkasnya.












